Tiger Bomb
Asal-Usul Tiger Bomb
Tiger Bomb diciptakan oleh Caleb Cha, juara dunia World Latte Art Championships 2015. Minuman ini menjadi signature menu di kedai kopi miliknya, Tone Coffee Roasters, yang berlokasi di Melbourne Utara, Australia.
Caleb dikenal dengan panggilan Caleb ‘Tiger’ Cha — nama julukan yang melekat erat pada identitasnya sebagai barista kelas dunia, sekaligus menginspirasi nama minuman tersebut. Tone Coffee Roasters kini hadir di dua lokasi: Prahran dan North Melbourne.
Baca juga: Magic coffee from Melbourne
Pada tahun 2015, Caleb meraih penghargaan bergengsi sebagai juara Australian dan World Latte Art Championships yang diselenggarakan di Gothenburg, Swedia. Sejak saat itu, ia aktif menjadi juri bersertifikat WCE (World Coffee Events) dan berbagi ilmu dengan komunitas kopi di seluruh dunia.
Minuman Kopi dari NOIR
-
Cappucino
Rp29.000 -
Coffee Latte
Rp29.000 -
Kopi Susu Gula Aren – KOSANO
Rp29.000
Apa Itu Tiger Bomb?
Tiger Bomb menggabungkan konsep dirty latte dan Mont Blanc, hadir sebagai minuman espresso dingin dengan karakter rasa yang tegas namun tetap terasa lembut. Jika Mont Blanc umumnya menggunakan basis cold brew, minuman ini justru menggunakan espresso sebagai base-nya, sehingga profil kopi yang dihasilkan terasa lebih bold dan penuh di mulut.
Secara resmi, Tone Coffee Roasters mendeskripsikannya sebagai “espresso mewah dengan krim lembut, dipertegas dengan sentuhan kulit jeruk yang berani.”
Komposisi dan Cara Penyajian
Tiger Bomb terdiri dari tiga elemen utama: double ristretto yang bold dituang di atas susu dingin, lapisan krim spesial, dan parutan kulit jeruk sebagai sentuhan akhir — menghasilkan cita rasa yang kaya, lembut, dan segar dengan nuansa citrus.
Minuman ini menggabungkan espresso bold, susu creamy, dan sedikit rasa manis, menciptakan pengalaman berlapis yang menyeimbangkan rasa pahit kopi dengan kesegaran jeruk.
Proses Penciptaan yang Panjang
Perjalanan Caleb Cha menciptakan Tiger Bomb tidaklah instan. Minuman ini melalui proses pengujian berbulan-bulan untuk memastikan cita rasa espresso tetap dominan, dan setiap elemen — baik kopi, susu, krim, maupun citrus — memiliki proporsi yang sempurna dalam setiap cangkirnya.
Caleb, yang juga bersertifikasi sebagai Q-Grader dan CVA (Coffee Value Assessment) Cupper, menuangkan keahlian dan dedikasinya dalam setiap aspek minuman ini, mulai dari teknik roasting hingga konsistensi penyajian.
Pemilik dan Pemegang Hak atas Nama “Tiger Bomb”
Tiger Bomb adalah signature resmi milik Tone Coffee Roasters, yang didirikan dan dioperasikan oleh Caleb ‘Tiger’ Cha. Tone Coffee Roasters secara eksplisit menyatakan diri sebagai “Home of the Tiger Bomb” — penegasan bahwa merekalah pencipta dan pemilik sah atas minuman ikonik ini.
Hingga saat ini, tidak ditemukan informasi publik yang mengonfirmasi adanya perjanjian lisensi formal atas nama menu “Tiger Bomb” kepada pihak ketiga di luar Tone Coffee Roasters. Dengan kata lain, Caleb Cha melalui Tone Coffee Roasters adalah satu-satunya pemegang hak resmi atas nama dan konsep minuman tersebut.
Popularitas di Indonesia
Meski minuman ini merupakan signature milik Tone Coffee Roasters, konsep rasanya menginspirasi banyak kedai kopi di Indonesia. Masing-masing kedai menghadirkan interpretasi kreatif mereka sendiri atas konsep minuman ini, meskipun resep asli dan nama originalnya tetap menjadi milik Tone Coffee Roasters.
Kesimpulan
Tiger Bomb bukan sekadar minuman kopi — ia adalah buah dari keahlian, kreativitas, dan dedikasi seorang juara dunia. Tak hanya populer di Australia, minuman ini kini mulai menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia, membuktikan bahwa inovasi dalam dunia kopi mampu melampaui batas geografis. Bagi para pencinta kopi, mengunjungi Tone Coffee di Melbourne dan mencicipi minuman viral ini langsung dari tangan penciptanya adalah pengalaman yang sulit untuk dilewatkan.
Sumber: ThePhrase.id, Tone Coffee Roasters (tonecoffeeroasters.au), Wanderlog, TikTok/RRI
*Gambar minuman pada artikel ini hanya ilustrasi.



One Reply to